Gunungan Phoenix Dragon

 GUNUNGAN PHOENIX DRAGON

Material: Kayu damar ratusan tahun, getah gandarukem atau siongka masih melekat pada tekstur kayu
Asal Kayu: central Borneo (pedalaman Kalteng)
Size: Lebar 73.5cm x tinggi 100cm tebal.2,5 cm 

( tinggi dengan stand 135 cm)
Berat: 10kg

Ukiran: Mengikuti tekstur alami kayu, Seniman memperjelas dan mengungkapkan memori yang tersimpan pada tekstur (seperti memutar kembali kaset rekaman)

Tema dari Tekstur : Kalpataru & Phoenix Dragon

Accesorie tambahan: artificial diamonds (ekor phoenix & bunga), gemstone (mata phoenix & Dragon), 5 chinese old coins

Tema Ukiran : Gunungan Phoenix Dragon, Perpaduan Budaya Bali, Jawa & Thionghoa
Seniman MayanaQuin : TwotechWisna

Product Philosofie

Filosofi gunungan phoenix dragon" menggabungkan tiga elemen simbolis yang kuat dari  integrasi budaya Tionghoa , Jawa & Bali (Indonesia),
Berikut adalah filosofi dari masing-masing elemen Simbol:
* Gunungan (Wayang Kayon):
Dalam tradisi wayang Jawa, Gunungan
atau Kayon (berasal dari kata kayun, yang berarti kehendak atau cita-cita) melambangkan alam semesta beserta isinya, siklus kehidupan, dan duniawi.
Sebagai Awal dan Akhir:
Digunakan untuk memulai, mengakhiri, dan menandai pergantian babak  (cerita dalam pertunjukan wayang.)

* Barongan atau Raksasa
Dalam tradisi Bali mengandung energi mistis, sebagai perlindungan, penjaga. Secara keseluruhan sebagai penguat perlindungan & pengayoman terhadap nilai nilai yang terkandung dalam gunungan (di Bali patung raksasa sering ditempatkan didepan rumah, gapura suci, tempat angker dll)

* Pohon Kehidupan Kalpataru:  melambangkan kekayaan, kesuburan, dan kehidupan di hutan atau alam semesta
Lebih spesifik di dalam Rumah atau ruang
* Naga (Dragon):
Simbol Maskulinitas dan Kekuatan (Yang): Dalam mitologi Tionghoa, Naga (Lóng) adalah simbol kekuatan, kekuasaan, keberuntungan, kebijaksanaan, dan perlindungan. Secara tradisional, naga dikaitkan dengan kaisar.
Naga juga melambangkan penguasa air dan hujan, serta kesuburan.

* Burung Phoenix:
Simbol Feminitas dan Keanggunan (Yin): Dalam mitologi Tionghoa, Phoenix (Fènghuáng) adalah ratu dari semua burung dan merupakan simbol keanggunan, kemakmuran, kebajikan, kedamaian, dan keberuntungan. Secara tradisional, phoenix dikaitkan dengan permaisuri.
Filosofi Phoenix secara universal dikenal karena kemampuannya untuk bangkit kembali dari api kematian, melambangkan siklus kehidupan, kematian, kelahiran kembali, ketahanan, dan keabadian.

Simbol Dragon sering dipasangkan dengan Phoenix sebagai simbol keharmonisan dan keseimbangan (Yin dan Yang), melambangkan pasangan suami-istri (Kaisar dan Permaisuri).

Kesimpulan (Gunungan Phoenix Dragon):
Merepresentasikan:
* Keharmonisan Semesta:
Kekuatan & perlindungan mistis (raksasa) dalam Penggabungan simbol-simbol kekuatan (Naga) dan keanggunan/kebangkitan (Phoenix) dalam ruang kehidupan (Kalpataru) yang keseluruhan merupakan keseimbangan dalam siklus kehidupan dan perubahan di alam semesta (Gunungan).

Penempatan Gunungan dalam Interior
Di Teras / Foyer Rumah, Reception Kantor, Acara dll, sebagai backdrop, wall ornament atau standing ornament.

MayanaQuin Indonesia

I am Antiques & Vintages Collector, and now operated my own gallery in Depok West Java Indonesia

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama